Senin, 14 Mei 2012

Pengertian Ekosistem


EKOSISTEM DAN PERUBAHAN LINGKUNGAN

Ekosistem
Ekosistem terbentuk dari komponen biotik dan abiotik yang dicirikan adanya aliran energi,daur materi dan produktivitas.

* Komponen biotik adalah komponen yang terdiri dari semua organisme,
* Komponen abiotik terdiri dari makhluk tak hidup, misalnya cahaya, suhu, dan pH.

·         Berdasarkan kedudukan fungsional dalam ekosistem :

1.       Produsen, semua organisme autotrop.
2.       Konsumen, semua organisme heterotrop. Contohnya karnivora,
herbivora dan omnivora.
3.       Pengurai atau perombak, organisme yang mampu menguraikan
organisme mati menjadi mineral atau bahan anorganik kembali.
Contohnya bakteri dan jamur.
4.       Detritivora, organisme yang memakan bahan organik dan
diubah menjadi partrikel organik yang lebih kecil strukturnya.
Contohnya cacing tanah dan kumbang kotoran.

·         Jumlah individu sejenis yang terdapat pada satuan luas tertentu dinamakan kepadatan populasi. Antara populasi yang satu dengan populasi yang lain selalu terjadi interaksi.
·         Seluruh ekosistem yang ada di dunia ini membentuk biosfer sebagai bagian permukaan bumi yang dihuni oleh suatu kehidupan.

        I.            Rantai makanan
Jalur makan dan dimakan dari organisme pada suatu tingkat trofik
ke tingkat trofik berikutnya yang membentuk urutan dan arah tertentu
disebut rantai makanan.
·         Tingkat trofik pertama adalah     kelompok organisme autotrop yang disebut produsen. Organisme autotrop adalah organisme yang dapat membuat bahan organik
sendiri dari bahan anorganik
·         Tingkat tropik kedua ditempati oleh organisme heterotrop. disebut juga konsumen

Jenis-jenis konsumen:
a)      Konsumen Primer
Organisme pemakan produsen atau dinamakan herbivora yang
menempati tingkat trofik kedua.
b)      Konsumen Sekunder
Organisme pemakan herbivora yang dinamakan karnivora kecil
yang menempati tingkat trofik ketiga.
c)       Konsumen Tersier
Organisme pemakan konsumen sekunder yang dinamakan
karnivora besar yang menempati tingkat trofik keempat.
Piramida ekologi
Interaksi komponen ekosistem membentuk trofik yang menyatakan perpindahan zat dan mengalirnya energi melalui hubungan makan dan dimakan. Struktur trofik dan fungsinya dapat di gambarkan sebagai grafik dengan menggunakan piramida ekologi.. Pada tingkat
pertama ditempati produsen sebagai dasar dari piramida ekologi, selanjutnya konsumen primer, sekunder, tersier sampai konsumen puncak.
Macam-macam piramida ekologi :
A.      Piramida jumlah
Dalam piramida ini dilihat dari jumlah organisme yang terdapat pada satuan luas tertentu atau kepadatan populasi antar trofiknya dan mengelompokan sesuai dengan tingkat trofiknya.
B.      Piramida biomassa
dibuat berdasarkan pada massa (berat)
kering organisme dari tiap tingkat trofik persatuan luas areal tertentu.
C.      Piramida energi
adalah dengan cara menghitung jumlah energi tiap satuan luas yang masuk ke tingkat trofik dalam waktu tertentu, (misalnya per jam, per hari, per tahun).

Daur biogeokimia
a.       Daur air

b.      Daur sulfur (Belerang)
Sulfur merupakan bahan penting untuk pembuatan semua protein, Tumbuhan mengambil sulfur dalam bentuk dari tanah, sedangkan hewan dan manusia mendapatkannya dari tumbuhan yang mereka makan

Sulfat                                    Struktur dalam organisme                                            Gas sulfur dan oksida


                                                                                                                                                Sulfur


c.       Daur fosfor
merupakan faktor pembatas produktivitas ekosistem, serta merupakan unsur yang penting untuk pembentukan asam nukleat,protein, ATP dan senyawa organik vital lainnya.
Sebagian besar fosfor mengalir ke laut dan terikat pada endapan diperairan atau dasar laut. Begitu sampai di laut hanya ada dua mekanisme untuk daur ulangnya ke ekosistem darat, salah satunya melalui burung-burung laut yang mengambil fosfor melalui rantai makanan laut dan mengembalikan ke darat melalui kotorannya kemudian masuk ke rantai makanan

d.      Daur nitrogen

Semua organisme memerlukan unsur nitrogen untuk pembentukan protein dan berbagai molekul organik esensial lainnya.
Gas nitrogen ini di atmosfer masuk ke dalam tanah melalui fiksasi nitrogen oleh bakteri (Rhizobium, Azotobacter, Clostridium),alga biru (Anabaena, Nostoc) dan jamur (Mycorhiza) nitrogen yang masuk ke tanah melalui fiksasi diubah menjadi amonia (NH3) oleh bakteri amonia. Proses penguraian nitrogen menjadi amonia disebut amonifikasi.

Amonia yang dihasilkan melalui proses amonifikasi dan ineralisasi oleh bakteri nitrit (nitrosomonas dan nitrosococcus) dirombak menjadi ion nitrit (NO2), selanjutnya ion nitrit dirombak bakteri nitrat (nitrobacter) menjadi ion nitrat (NO3). Perombakan amonia menjadi ion nitrit, ion nitrit menjadi ion nitrat disebut nitrifikasi.


e.      Daur karbon dan oksigen
f.        Daur Belerang
Belerang diserap oleh tumbuhan sebagai SO4 yang diikat dalam asam amino dan protein.Seperti pada daur nitrogen dan daur lainnya, belerang mengikuti rantai makanan secara umum dengan limbah berupa feses. Penyimpangan terjadi hanya karena adanya kebakaran hutan yang menyebabkan oksidasi menjadi dioksida.

Suksesi ekosistem

                Suatu komunitas berkembang secara bertahap dari komunitas pioner yang sederhana sampai komunitas klimaks yang seimbang.
·         Komunitas terakhir dan stabil yang mencapai keseimbangan dengan lingkungannya disebut komunitas klimaks.

* Menurut macamnya suksesi dibedakan menjadi :
a.            Suksesi primer terjadi bila kerusakan pada komunitas mengakibatkan komunitas awal lenyap total dan terbentuk komunitas baru yang berbeda dengan sebelumnya.
b.            Suksesi sekunder terjadi bila komunitas alami hanya rusak sebagian dan masih meninggalkan sisa kehidupan sebelumnya, kemudian berkembang menjadi komunitas klimaks seperti awalnya.

·         Komunitas beserta Lingkungan abiotiknya membentuk suatu ekosistem,
secara umum ada tiga tipe ekosistem, yaitu ekosistem darat (teristrial), ekosistem air (akuatik) dan ekosistem buatan.

PERUBAHAN LINGKUNGAN

·         Kemampuan lingkungan untuk memperbaiki kembali komponen yang berkurang dikenal dengan istilah kelentingan lingkungan.
·          Kondisi lingkungan yang dapat memberikan kehidupan bagi organisme yang menempatinya disebut daya dukung lingkungan

·         Faktor-Faktor Penyebab Gangguan Keseimbangan Lingkungan :
o   Faktor alami
diantaranya letusan gunung berapi,banjir, tanah longsor, rusaknya pantai,hilangnya terumbu karang dan tumbuhan alga, dapat menyebabkan terputusnya rantai makanan           yang menunjukkan bahwa keseimbangan
lingkungan sudah terganggu.
o   Faktor manusia
aktivitas manusia yang menyebabkan perubahan keseimbangan lingkungan adalah pencemaran sampah organik, penebangan hutan, dan lain- lain
·         Pencemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis :
ð  Pencemaran air dan tanah
1) Zat-zat kimia
2) Limbah industri
3) Penggunaan pestisida DDT
ð  Pencemaran udara
Pencemaran udara disebabkan adanya pembakaran yang tidak sempurna dari minyak bumi, batubara, asap rokok, dan gas-gas lain yang mencemari udara, misalkan gas CO, CO2, NO, NO2, SO, SO2, CH4, CFC3.
ð  Pencemaran suara
Pencemaran suara disebabkan oleh suara bising yang berlangsung secara terusmenerus. Satuan kekuatan suara dikenal dengan satuan desibel (dB).



Daur Ulang Limbah
-       RECYLE = pendaur ulangan sampah anorganik
-       REUSE   = sampahb anorganik dapat di manfaatkan ulang
-       REDUCE                = pengurangan sampah anorganik.
-       REPAIR = pemeliharaan sampah anorganik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar